Seandainya telah Kau catatkan dia milikku
Posted by cT nOrAiShA iSmAiL at 4:41:00 PM
Aku bertanya pada Ibuku, bagaimanakah lelakisejati itu ?
Ibuku menjawab,
Nak...Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yangkekar,
tetapi dari kasih sayangnya pada orangdisekitarnya....
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yanglantang,
tetapi dari kelembutannya mengatakankebenaran.....
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlahsahabat di sekitarnya,
tetapi dari sikapbersahabatnya pada generasi muda bangsa...
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari bagaimana diadi hormati ditempat bekerja,
tetapi bagaimana diadihormati didalam rumah...
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan,
tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan...
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari dadanya yangbidang,
tetapi dari hati yang ada dibalik itu...
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari banyaknyawanita yang memuja,
tetapi komitmennya terhadapwanita yang dicintainya...
Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlahtanggungjawabyang dibebankan,
tetapi dari tabahnya diamenghadapilika-liku kehidupan...
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari rajinnyamembaca kitab suci,
tetapi dari konsistennya dia
Posted by cT nOrAiShA iSmAiL at 4:33:00 PM
Sedekah Jariah - Kebajikan yang tak berakhir
1. Berikan al-Quran pada seseorang, dan setiap dibaca, Anda mendapatkan hasanah.
2. Sumbangkan kerusi roda ke hospital dan setiap orang sakit menggunakannya, Anda dapat hasanah.
3. Berkongsi bahan bacaan yang membangun dengan seseorang.
4. Bantu mendidik seorang anak.
5. Ajarkan seseorang sebuah do'a. Pada setiap bacaan do'a itu, anda dapat hasanah.
6. Berkongsi CD Quran atau Do'a.
7. Terlibat dalam pembangunan sebuah masjid.
8. Tempatkan pendingin air di tempat umum.
9. Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau binatang berlindung dibawahnya, Anda dapat hasanah.
10. Hantarkan email ini dengan orang lain.Jika seseorang menjalankan salah satu dari hal diatas, Anda dapat hasanah sampai hari Qiamat.
Posted by cT nOrAiShA iSmAiL at 4:30:00 PM
Posted by cT nOrAiShA iSmAiL at 4:27:00 PM
Istighfar dan Taubat
Monday, January 26, 2009
Diantara sebab terpenting diturunkannya rezeki adalah istighfar (memohon ampun) dan taubat kepada Allah Yang Maha Pengampun dan Maha Menutupi (kesalahan). Untuk itu, pembahasan mengenai pasal ini kami bagi menjadi dua pembahasan.
Pertama, hakikat istighfar dan taubat.
Kedua, dalil syar'i bahwa istighfar dan taubat termasuk kunci rezeki.
Pertama : Hakikat Istighfar dan Taubat
Sebagian besar orang menyangka bahwa istighfar dan taubat hanyalah cukup dengan lisan semata. Sebagian mereka mengucapkan.
"Artinya : Aku mohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya".
Tetapi kalimat-kalimat di atas tidak membekas di dalam hati, juga tidak berpengaruh dalam perbuatan anggota badan. Sesungguhnya istighfar dan taubat jenis ini adalah perbuatan orang-orang dusta.
Para ulama -semoga Allah memberi balasan yang sebaik-baiknya kepada mereka- telah menjelaskan hakikat istighfar dan taubat.
Imam Ar-Raghib Al-Ashfahami menerangkan : "Dalam istilah syara', taubat adalah meninggalkan dosa karena keburukannya, menyesali dosa yang telah dilakukan, berkeinginan kuat untuk tidak mengulanginya dan berusaha melakukan apa yang boleh diulangi (diganti). Jika keempat hal itu telah terpenuhi berarti syarat taubatnya telah sempurna". (Al-Mufradat fi Gharibil Qur'an, dari asal kata " tauba" hal. 76)
Imam An-Nawawi sendiri menjelaskan : "Para ulama berkata, 'Bertaubat dari setiap dosa hukumnya adalah wajib. Jika maksiat (dosa) itu antara hamba dengan Allah, yang tidak ada sangkut pautnya dengan hak manusia maka syaratnya ada tiga.
Pertama, hendaknya ia menjauhi maksiat tersebut.
Kedua, ia harus menyesali perbuatan (maksiat)nya.
Ketiga, ia harus berkeinginan untuk tidak mengulanginya lagi. Jika salah satunya hilang, maka taubatnya tidak sah.
Jika taubatnya itu berkaitan dengan hak manusia maka syaratnya ada empat. Ketiga syarat di atas dan Keempat, hendaknya ia membebaskan diri (memenuhi) hak orang tersebut. Jika berbentuk harta benda atau sejenisnya maka ia harus mengembalikannya. Jika berupa had (hukuman) tuduhan atau sejenisnya maka ia harus memberinya kesempatan untuk membalasnya atau meminta ma'af kepadanya. Jika berupa ghibah (menggunjing), maka ia harus meminta maaf".
(Riyadhus Shalihin, hal. 41-42)
Adapun istighfar, sebagaimana diterangkan Imam Ar-Raghib Al-Asfahani adalah "Meminta (ampunan) dengan ucapan dan perbuatan". Dan firman Allah.
"Artinya : Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun". (Nuh : 10)
Tidaklah berarti bahwa mereka diperintahkan meminta ampun hanya dengan lisan semata, tetapi dengan lisan dan perbuatan. Bahkan hingga dikatakan, memohon ampun (istighfar) hanya dengan lisan saja tanpa disertai perbuatan adalah pekerjaan para pendusta". (Al-Mufradat fi Gharibil Qur'an, dari asal kata "ghafara" hal. 362)
Kedua : Dalil Syar'i bahwa Istighfar dan Taubat Termasuk Kunci Rezeki
Beberapa nash (teks) Al-Qur'an dan Al-Hadits menunjukkan bahwa istighfar dan taubat termasuk sebab-sebab rezeki dengan karunia Allah Ta'ala. Di bawah ini beberapa nash dimaksud :
1. Apa yang disebutkan Allah Subhana wa Ta'ala tentang Nuh alaihis salam yang berkata kepada kaumnya.
"Artinya : Maka aku katakan kepada mereka, 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu', sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai". (Nuh : 10-12)
Ayat-ayat di atas menerangkan cara mendapatkan hal-hal berikut ini dengan istighfar:
1.Ampunan Allah terhadap dosa-dosanya. Berdasarkan firman-Nya : "Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun".
2.Diturunkannya hujan yang lebat oleh Allah. Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma berkata "midraaraa" adalah (hujan) yang turun dengan deras. (Shahihul Bukhari, Kitabul Tafsir, surat Nuh 8/666)
3.Allah akan membanyakkan harta dan anak-anak. Dalam menafsirkan ayat "wayumdid kum biamwalin wabanina" Atha' berkata : "Niscaya Allah akan membanyakkan harta dan anak-anak kalian". (Tafsir Al-Bagawi, 4/398. Lihat pula, Tafsirul Khazin, 7/154)
4.Allah akan menjadikan untuknya kebun-kebun.
5.Allah akan menjadikan untuknya sungai-sungai. Imam Al-Qurthubi berkata : "Dalam ayat ini, juga yang disebutkan dalam surat Hud : 3 ('Artinya : Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya') adalah dalil yang menunjukkan bahwa istighfar merupakan salah satu sarana meminta diturunkannya rizki dan hujan".
(Tafsir Al-Qurthubi, 18/302. Lihat pula, Al-Iklil fis Tinbathil Tanzil, hal. 274, Fathul Qadir, 5/417)
Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam tafsirnya berkata : "Maknanya, jika kalian bertaubat kepada Allah, meminta ampun kepadaNya dan kalian senantiasa menta'atiNya, niscaya Ia akan membanyakkan rizki kalian, menurunkan air hujan serta keberkahan dari langit, mengeluarkan untuk kalian berkah dari bumi, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan untuk kalian, melimpahkan air susu perahan untuk kalian, membanyakkan harta dan anak-anak untuk kalian, menjadikan kebun-kebun yang di dalamnya bermacam-macam buah-buahan untuk kalian serta mengalirkan sungai-sungai diantara kebun-kebun itu (untuk kalian)". (Tafsir Ibnu Katsir, 4/449)
Demikianlah, dan Amirul Mukminin Umar bin Khaththab Radhiyallahu 'anhu juga berpegang dengan apa yang terkandung dalam ayat-ayat ini ketika beliau memohon hujan dari Allah Ta'ala.
Mutharif meriwayatkan dari Asy-Sya'bi : "Bahwasanya Umar Radhiyallahu 'anhu keluar untuk memohon hujan bersama orang banyak. Dan beliau tidak lebih dari mengucapkan istighfar (memohon ampun kepada Allah) lalu beliau pulang. Maka seseorang bertanya kepadanya, 'Aku tidak mendengar Anda memohon hujan'. Maka ia menjawab, 'Aku memohon diturunkannya hujan dengan majadih 1) langit yang dengannya diharapkan bakal turun hujan. Lalu beliau membaca ayat.
"Artinya : Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat". (Nuh : 10-11). (Tafsir Al-Khazin, /154)
Imam Al-Hasan Al-Bashri juga menganjurkan istighfar (memohon ampun) kepada setiap orang yang mengadukan kepadanya tentang kegersangan, kefakiran, sedikitnya keturunan dan kekeringan kebun-kebun.
Imam Al-Qurthubi menyebutkan dari Ibnu Shabih, bahwasanya ia berkata : "Ada seorang laki-laki mengadu kepada Al-Hasan Al-Bashri tentang kegersangan (bumi) maka beliau berkata kepadanya, 'Ber-istighfar-lah kepada Allah!. Yang lain mengadu kepadanya tentang kemiskinan maka beliau berkata kepadanya, 'Ber-istighfar-lah kepada Allah!. Yang lain lagi berkata kepadanya, 'Do'akanlah (aku) kepada Allah, agar Ia memberiku anak!, maka beliau mengatakan kepadanya, 'Ber-istighfar-lah kepada Allah!. Dan yang lain lagi mengadu kepadanya tentang kekeringan kebunnya maka beliau mengatakan (pula) kepadanya, 'Ber-istighfar-lah kepada Allah!".
Dan kami menganjurkan demikian kepada orang yang mengalami hal yang sama. Dalam riwayat lain disebutkan : "Maka Ar-Rabi' bin Shabih berkata kepadanya, 'Banyak orang yang mengadukan macam-macam (perkara) dan Anda memerintahkan mereka semua untuk ber-istighfar'. (Tafsir Al-Khazin, 7/154. Lihat pula, Ruhul Ma'ani, 29/73). Maka Al-Hasan Al-Bashri menjawab, 'Aku tidak mengatakan hal itu dari diriku sendiri. Tetapi sungguh Allah telah berfirman dalam surat Nuh.
"Artinya : Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai". (Nuh : 10-12). (Tafsir Al-Qurthubi, 18/302-303. Lihat pula Al-Muharrar Al-Wajiz, 16/123)
Allahu Akbar ! Betapa agung, besar dan banyak buah dari istighfar ! Ya Allah, jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang pandai ber-istighfar. Dan karuniakanlah kepada kami buahnya, di dunia maupun di akhirat. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan. Amin, wahai Yang Maha Hidup dan terus menerus mengurus mahluk-Nya.
2. Ayat lain adalah firman Allah yang menceritakan tentang seruan Hud Alaihis Shalatu was sallam kepada kaumnya agar ber-istighfar.
"Artinya : Dan (Hud berkata), Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertaubatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat lebat atasmu dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa". (Hud : 52)
Al-Hafiz Ibnu Katsir dalam menafsirkan ayat yang mulia di atas menyatakan : "Kemudian Hud Alaihis salam memerintahkan kaumnya untuk ber-istighfar yang dengannya dosa-dosa yang lalu dapat dihapuskan, kemudian memerintahkan mereka bertaubat untuk masa yang akan mereka hadapi. Barangsiapa memiliki sifat seperti ini, niscaya Allah akan memudahkan rizkinya, melancarkan urusannya dan menjaga keadaannya. Karena itu Allah berfirman.
"Artinya : Niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat lebat atasmu". (Tafsir Ibnu Katsir, 2/492. Lihat pula, Tafsir Al-Qurthubi, 9/51)
Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang memiliki sifat taubat dan istighfar, dan mudahkanlah rizki-rizki kami, lancarkanlah urusan-urusan kami serta jagalah keadaan-keadaan kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha mengabulkan do'a. Amin, wahai Dzat Yang Memiliki keagungan dan kemuliaan.
3. Ayat lain adalah firman Allah.
"Artinya : Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepadaNya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus-menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan, dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari Kiamat". (Hud : 3)
Pada ayat yang mulia di atas, terdapat janji-janji dari Allah Yang Mahakuasa dan Maha Menentukan berupa kenikmatan yang baik kepada orang yang ber-istighfar dan bertaubat. Dan maksud dari firmanNya.
"Artinya : Niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu". Sebagaimana dikatakan oleh Abdullah bin Abbas Radhiyallahu 'anhuma adalah. 'Ia akan menganugrahi rizki dan kelapangan kepada kalian'. (Zaadul Masiir, 4/75)
Sedangkan Imam Al-Qurthubi dalam tafsirnya mengatakan : "Inilah buah istighfar dan taubat. Yakni Allah akan memberikan kenikmatan kepada kalian dengan berbagai manfaat berupa kelapangan rizki dan kemakmuran hidup serta Ia tidak akan menyiksa kalian sebagaimana yang dilakukanNya terhadap orang-orang yang dibinasakan sebelum kalian".
(Tafsir Al-Qurthubi, 9/403. Lihat pula, Tafsir Ath-Thabari, 15/229-230, Tafsir Al-Baghawi. 4/373, Fathul Qadir, 2/695 dan Tafsir Al-Qasimi, 9/63)
Dan janji Tuhan Yang Mahamulia itu diutarakan dalam bentuk pemberian balasan sesuai dengan syaratnya. Syaikh Muhammad Al-Amin Asy-Syinqithi berkata : "Ayat yang mulia tersebut menunjukkan bahwa ber-istighfar dan bertaubat kepada Allah dari dosa-dosa adalah sebab sehingga Allah menganugrahkan kenikmatan yang baik kepada orang yang melakukannya sampai pada waktu yang ditentukan. Allah memberikan balasan (yang baik) atas istighfar dan taubat itu dengan balasan berdasarkan syarat yang ditetapkan". (Adhwa'ul Bayan, 3/9)
4. Dalil lain bahwa istighfar dan taubat adalah diantara kunci-kunci rizki yaitu hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad, Abu Daud, An-Nasa'i, Ibnu Majah dan Al-Hakim dari Abdullah bin Abbas Radhiyallahu 'anhuma ia berkata, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.
"Artinya : Barangsiapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah 2) niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan dan Allah akan memberinya rizki (yang halal) dari arah yang tidak disangka-sangka 3)".
Dalam hadits yang mulia ini, Nabi yang jujur dan terpercaya, yang berbicara berdasarkan wahyu, Shallallahu 'alaihi wa sallam mengabarkan tentang tiga hasil yang dapat dipetik oleh orang yang memperbanyak istighfar. Salah satunya yaitu, bahwa Allah Yang Maha Memberi rizki, Yang Memiliki kekuatan akan memberikan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka dan tidak diharapkan serta tidak pernah terdetik dalam hatinya.
Karena itu, kepada orang yang mengharapkan rizki hendaklah dia bersegera untuk memperbanyak istighfar (memohon ampun), baik dengan ucapan maupun dengan perbuatan. Dan hendaknya setiap muslim waspada! Sekali lagi hendaknya waspada! dari melakukan istighfar hanya sebatas dengan lisan tanpa perbuatan. Sebab ia adalah pekerjaan para pendusta.
Posted by cT nOrAiShA iSmAiL at 12:26:00 AM
Allah berfirman : Cantiknya wanita
Allah berfirman:
"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia
diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku
membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia;
namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan."
"Aku memberikannya kekuatan dari dalam
untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan
yang seringkali datang dari anak-anaknya."
"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap
tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh
keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh."
"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai
anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika
anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya."
"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung
suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan
tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya."
"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui
bahwa seorang suami yang baik takkan pernah
menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji
kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada
disisi suaminya tanpa ragu."
"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk
dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk
digunakan bilapun ia perlukan."
"Kecantikan seorang wanita bukanlah
dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang ia
tampilkan, atau bagaimana ia menyisir
rambutnya.Kecantikan seorang wanita harus
dilihat dari matanya, kerana itulah pintu hatinya,
tempat dimana cinta itu ada."
Kirimkan Firman ini kepada setiap wanita yg anda kenali....
Anda akan menambah harga diri ciptaan Indah,wanita!
kerana, Setiap Wanita itu Cantik...
Posted by cT nOrAiShA iSmAiL at 12:18:00 AM
Al Quran Penawar Bagi Hati
Di dalam ajaran Islam, bukan membaca Al Quran saja yang menjadi ibadah dan amal yang mendapat pahala dan rahmat, tetapi mendengarkan Al Quran pun begitu pula. Malahan sebagian ulama mengatakan, bahwa mendengarkan orang membaca Al Quran pahalanya sama dengan orang yang membacanya
Pada suatu ketika datanglah seseorang kepada sahabat Rasulullah yang bernama Ibnu Mas'ud r.a. meminta nasehat, katanya: " Wahai Ibnu Mas'ud, berilah nasehat yang dapat kujadikan obat bagi jiwaku yang sedang gelisah. Dalam beberapa hari ini, aku merasa tidak tenteram, jiwaku gelisah dan fikiranku kusut; makan tak enak, tidur tak nyenyak."
Maka Ibnu Mas'ud menasehatinya, katanya:" Kalau penyakit itu yang menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat, yaitu ketempat orang membaca Al Quran, engkau baca Al Quran atau engkau dengar baik-baik orang yang membacanya; atau engkau pergi ke pengajian yang mengingatkan hati kepada Allah; atau engkau cari waktu dan tempat yang sunyi, disana engkau berkhalwat menyembah Allah, umpama di waktu tengah malam buta, di saat orang sedang tidur nyenyak, engkau bangun mengerjakan shalat malam, meminta dan memohon kepada Allah ketenangan jiwa, ketentraman fikiran dan kemurnian hati..
Mendengarkan bacaan Al Quran dengan baik, dapat menghibur perasaan sedih, menenangkan jiwa yang gelisah dan melunakkan hati yang keras, serta mendatangkan petunjuk. Itulah yang dimaksudkan dengan Rahmat Allah, yang diberikan kepada orang yang mendengarkan bacaan Al Quran dengan baik. Demikian besar mu'jizat Al Quran sebagai Wahyu Ilahi, yang tak bosan-bosan orang membaca dan mendengarkannya. Malahan semakin sering orang membaca dan mendengarkannya, semakin terpikat hatinya kepada Al Quran itu; bila Al Quran itu dibaca dengan lidah yang fasih, dengan suara yang baik dan merdu akan memberikan pengaruh kepada jiwa orang yang mendengarkannya, sehingga seolah-olah yang mendengarnya sudah ada di alam ghaib, bertemu langsung dengan Khaliknya. Bagaimana keadaan orang Mu'min tatkala mendengarkan bacaan Al Quran itu, digambarkan oleh firman Allah sebagai berikut:
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu, hanyalah mereka yang apabila disebut (nama) Allah, gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka karenanya dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal." (Al Anfaal QS:8:2)
Posted by cT nOrAiShA iSmAiL at 12:13:00 AM
Terjemahan Bacaan Talkin.....
Thursday, December 18, 2008
Maksud (dalam RUMI) talkin yang selalu dibaca utk orang yg meninggal dunia.
Masa baca tu, sebut2lah nama sendiri yer...., kalau tak terasa meremang, sama2lah kita lebihkan amal ibadat. Bukanlah perkara yang mudah setelah mambaca atau menghafalnya begitu sahaja sesungguhnya hanya amalan baik yg kita lakukan selama hidup di dunia yg akan menjadi penyelamat, InsyaAllah..
WALLAHU A'LAAMM.
Bismillah hir rah man nir rahim.
Mahasuci Tuhan yang Engkau bersifat dengan Baqa' dan Qidam, Tuhan yang berkuasa mematikan sekalian yang bernyawa,
Mahasuci Tuhan yang menjadikan lubang kubur sebesar-besar pengajaran untuk menjadi iktibar kepada orang yang lalai, dan sebesar-besar amaran kepada orang yang masih hidup.
Ingatlah! Bahawa sekalian mahluk Allah akan jahanam dan binasa,melainkan zat Allah Taala.. Ialah Tuhan yang Mahabesar kuasa, menghukum, manakala kita sekalian akan kembali menghadap hadirat Allah Taala.
Wahai SAYA Bin IBU SAYA, wahai SAYA Bin IBU SAYA, wahai SAYA Bin IBU SAYA, hendaklah kamu ingat akan janji-janji Allah yang mana kamu ada bawa bersama-sama dari dunia ini.
Sekarang kamu telah menuju masuk ke negeri Akhirat.
Kamu telah mengaku bahawa tiada Tuhan yang disembah dengan sebenar-benarnya melainkan Allah, dan bahawa senya Nabi Muhammad itu Pesuruh Allah.
Ingatlah wahai SAYA Bin IBU SAYA, apabila datang kepada kamu 2 orang malaikat yang serupa dengan kamu iaitu Mungkar dan Nakir, maka janganlah berasa gentar dan takut, janganlah kamu berdukacita dan risau serta janganlah kamu susah-hati dan terkejut.
Ketahuilah wahai SAYA Bin IBU SAYA, bahawasanya Mungkar dan Nakir itu hamba Allah Taala, sebagaimana kamu juga hamba Allah Taala.
Apabila mereka menyuruh kamu duduk, mereka juga akan menyoal kamu.
Mereka berkata:
- Siapakah Tuhan kamu?
- Siapakah Nabi kamu?
- Apakah agama kamu?
- Apakah kiblat kamu?
- Siapakah saudara kamu?
- Apakah pegangan iktikad kamu?
- Dan apakah kalimah yang kamu bawa bersama-sama kamu?
Di masa itu hendaklah kamu menjawab soalan-soalan mereka dengan cermat dan sehabis-habis terang, tepat dan betul.
Janganlah berasa gementar, janganlah cuak dan janganlah bergopoh-gapah, biarlah tenang dan berhati-hati.
Hendaklah kamu jawab begini:
- Allah Taala Tuhanku,
- Muhammad nabiku,
- Islam agamaku,
- kitab suci Al-Quran ikutanku,
- Baitullah itu qiblatku, malahan solah lima waktu, puasa di bulan Ramadhan,mengeluark an zakat dan mengerjakan haji diwajibkan ke atas aku.Semua orang Islam dan orang yang beriman adalah saudara aku, bahkan dari masa hidup hingga aku mati aku mengucap: "La ila ha illallah Muhammaddur rasulullah".
Wahai SAYA Bin IBU SAYA tetapkanlah hatimu, inilah dia suatu dugaan yang paling besar. Ingatlah bahawa kamu sekarang sedang tinggal didalam alam Barzakh, sehingga sampai satu masa kelak, kamu akan dibangunkan semula untuk berkumpul di Padang Mahsyar.
Insaflah wahai SAYA Bin IBU SAYA, bahawa senya mati ini adalah benar, soalan malaikat Mungkar dan Nakir di dalam kubur ini adalah benar,bangun dari kubur kemudian kita dihidupkan semula adalah benar,berkumpul dan berhimpun di Padang Mahsyar adalah benar, dihisab dan dikira segala amalan kamu adalah benar, minum di kolam air nabi adalah benar, ada syurga dan neraka adalah benar.
Bahawa senya hari Kiamat tetap akan adanya, begitu juga Tuhan yang maha berkuasa akan membangkitkan semula orang-orang yang di dalam kubur.
Di akhirnya kami ucapkan selamat berpisah dan selamat tinggal kamu disisi Allah Taala.
Semoga Tuhan akan memberi sejahtera kepada kamu. Tuhan jua yang menetapkan hati kamu. Kami sekalian berdoa mudah mudahan Allah Taala menjinakkan hati kamu yang liar, dan Allah menaruh belas kasihan kepada kamu yang berdagang seorang diri di dalam kubur ini.Mudah-mudahan Tuhan akan memberi keampunan dan memaafkan kesalahan kamu serta menerima segala amal kebajikan kamu..
Ya Allah Ya Tuhan, kami merayu dan bermohon kepada Mu supaya tidak disiksa mayat ini dengan kemegahan penghulu kami Muhammad SAW.
Subhana rabbika rabbil izati amma ya sifun wassallamu alalmursalinwalham dulillahi rabbil alamin.
Setiap yang bernafas, Pasti akan Mati - "Kullu nafsin za iqatul maut"
Firman Allah swt, "Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada di dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh, yang ingat-mengingati supaya mentaati kebenaran, dan yang ingat-mengingati dengan kesabaran." Surah Al-A'sr .
Dari Abdullah bin 'Amr R.A, Rasulullah S.A.W bersabda: "Sampaikanlah pesanku walaupun satu ayat..."
Disebutkan didalam satu riwayat, bahawasanya apabila para makhluk dibangkitkan dari kubur, mereka semuanya berdiri tegak di kubur "masing-masing selama 44 tahun UMUR AKHIRAT dalam keadaan TIDAK MAKAN" dan TIDAK MINUM, TIDAK DUDUK dan TIDAK BERCAKAP.
Bertanya orang kepada Rasulullah saw : "Bagaimana kita dapat mengenali ORANG-ORANG MUKMIN kelak di hari qiamat?"
Maka jawabnya Rasulullah saw "Umat dikenal kerana WAJAH mereka putih disebabkan oleh WUDHU'."
Bila qiamat datang maka malaikat datang ke kubur orang mukmin sambil membersihkan debu di badan mereka KECUALI pada tempat sujud. Bekas SUJUD tidak dihilangkan. Maka memanggillah dari zat yang memanggil. Bukanlah debu "itu dari debu kubur mereka, akan tetapi debu itu ialah debu KEIMANAN" mereka. Oleh itu tinggallah debu itu sehingga mereka melalui titian" Siratul Mustaqim dan memasuki alam syurga, sehingga setiap orang melihat para mukmin itu mengetahui bahawa mereka adalah pelayan Ku dan hamba-hamba Ku.Disebutkan oleh hadith Rasulullah saw bahawa sepuluh orang yang mayatnya :
TIDAK BUSUK dan TIDAK REPUT dan akan bangkit dalam tubuh asal diwaktu mati
1. Para Nabi
2. Para Ahli Jihad
3. Para Alim Ulama
4. Para Syuhada
5. Para Penghafal Al Quran
6. Imam atau Pemimpin yang Adil
7. Tukang Azan
8 . Wanita yang mati kelahiran/beranak
9. Orang mati dibunuh atau dianiaya
10. Orang yang mati di siang hari atau di malam Jumaat jika mereka itu dari kalangan orang yang beriman.
Didalam satu riwayat yang lain dari Jabir bin Abdullah ra sabda Rasulullah saw:
Apabila datang hari qiamat dan orang orang yang berada di dalam kubur dibangkitkan maka Allah swt memberi wahyu kepada Malaikat Ridhwan:
" Wahai Ridhwan , sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba Ku berpuasa ( ahli puasa ) dari kubur mereka di dalam keadaan letih dan dahaga.
Maka ambillah dan berikan mereka segala makanan yang digoreng dan buah buahan syurga.
"Maka Malaikat Ridhwan menyeru, wahai sekelian kawan-kawan dan semua anak-anak yang belum baligh, lalu mereka semua datang dengan membawa dulang dari nur dan berhimpun dekat Malaikat Ridhwan bersama dulang yang penuh dengan buahan dan minuman yang lazat dari syurga dengan sangat banyak melebihi daun-daun kayu di bumi.
Jika Malaikat Ridhwan berjumpa mukmin maka dia memberi makanan itu kepada mereka sambil mengucap sebagaiman yang difirman oleh Allah swt di dalam Surah Al-Haqqah bermaksud
"Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan AMAL yang telah kamu kerjakan pada HARI yang telah LALU itu."
* Tolong sebarkan kisah ini kepada saudara Islam yang lain. Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya meskipun dia sudah mati. " Dan ( ingatlah ) Allah sentiasa mengetahui dengan mendalam akan apa jua yang kamu lakukan." Surah Al-Baqarah : 237
Untuk renungan dan amalan bersama ..
"LAA ILAHA ILLA ANTA SUBHANAKA INNI KUNTU MINALZHAALIMIIN"
Posted by cT nOrAiShA iSmAiL at 3:24:00 AM
Asal Usul Api
Posted by cT nOrAiShA iSmAiL at 3:16:00 AM
Rugi Kalau Tak Baca
Monday, December 1, 2008
Manusia - Eh, dah subuh dah?
Malaikat - Bangunlah wahai anak Adam, tunaikan solat subuh mu ...
Syaitan - Alahhhhhh, kejaplah, ngantuk ini...awal lagi nie.zzzzzzzz
Manusia - Nak makan, laparlah..
Malaikat - Wahai Anak Adam, mulakanlah dengan Bismillah...
Syaitan - Ahh, tak payahla... dah lapar ni !! mmm.. sedapnyaaaa. ..
Manusia - Hari ni nak pakai apa ye?
Malaikat - Wahai anak Adam, pakailah pakaian yang menutup aurat..
Syaitan - Ehh, panaslah, takde style langsung, nampak kampung!!!
Manusia - Alamak, dah lewat!
Malaikat - Bersegeralah wahai manusia , nanti terlewat ke pejabat..
Syaitan - Ahhh!!awal lagi..mmm.. aaahh.. suruh si X, punchkanlah.
Manusia - Azan sudah kedengaran.. .
Malaikat - Wahai anak Adam, bersegeralah menunaikan kewajipan
Syaitan - Baru pukul berapa.. rilex lah.. awal lagi nieii..
Manusia - Eh, eh... tak boleh tengok ini, berdosa...
Malaikat - Wahai anak Adam, alihkanlah pandanganmu,
sesungguhnya Allah Maha Melihat dan mengetahui!
Syaitan - Perggghh... best tu.... rugi ooo kalau tak tengok nie..
Manusia - Saudaraku sedang melakukan dosa
Malaikat - Wahai anak Adam, cegahla ia..
Syaitan - Apa kau sibuk? Jangan jaga tepi kain orang, lantaklahh
Manusia - Elok kalau aku sampaikan nasihat ini kepada orang lain
Malaikat - Wahai anak Adam, nasihat-menasihatil ah sesama kamu..
Syaitan - Sendiri pikirlah, semua dah besar, buat apa susah2... pandai2lah
Manusia - Aku telah berdosa.
Malaikat - Wahai anak Adam, bertaubatlah kamu,sesungguhnya Allah Maha Pengampun.. Syaitan - Tangguhlah dulu, lain kali boleh bertaubat... lagipun muda hanya sekali....rugilah. .. (kalau sempat la)
Manusia - Kalau pergi, mesti seronok!
Malaikat - Wahai anak Adam, kakimu ingin melangkah ke jalan yang dimurkai Allah,
berpalinglah dari jalan itu .
Syaitan - Jangan bimbang, tiada sesiapa yang tahu... Jomlahhh
Manusia - Uuhhh! letihnya arini.. tak solat lagi nieee..
Malaikat - Wahai anak Adam, taatilah Allah dan RasulNYA, kebahagiaan di dunia dan akhirat
untukmu. Solat itu wajib bagimu...
Syaitan - Hey anak Adam, ikutilah aku,kebahagiaan di dunia (sahaja) dan kebahagiaan diakhirat
(jangan mimpi lah!) untukmu...
Semana kaya atau besar...tetap Allahuakbar! !!! ittaqullah!! !!!
Posted by cT nOrAiShA iSmAiL at 8:59:00 PM
Sudah Bersediakah Anda Ketika Dipanggil Pulang Oleh Allah SWT?
Tuesday, November 4, 2008
Sudah Bersediakah Anda Ketika Dipanggil Pulang Oleh Allah SWT?!!!
Bersihkanlah dirimu sebelum kamu dimandikan!
Berwudhu'lah kamu sebelum kamu diwudhu'kan!
Bersolatlah kamu sebelum kamu disolatkan!
Tutuplah rambutmu sebelum rambutmu ditutupkan!Dengan kain kafan yang serba putih!
Pada waktu itu tidak guna lagi bersedih....
Walaupun orang yang hadir itu merintih....
Selepas itu kamu akan diletak di atas lantai....
Lalu dilaksanakanlah solat Jenazah. Dengan empat kali takbir dan satu salam.
Berserta Fatihah, Selawat dan doa....
Sebagai memenuhi tuntutan Fardhu Kifayah
Tapi apakah empat kali takbir itu dapat menebus....
Segala dosa meninggalkan solat sepanjang hidup?
Apakah solat Jenazah yang tanpa rukuk dan sujud....
Dapat membayar hutang rukuk dan sujudmu yang telah luput?
Sungguh tertipulah dirimu jika beranggapan demikian....
Justeru ku menyeru sekelian Muslimin dan Muslimat....
Usunglah dirimu ke tikar Solat....Sebelum kamu diusung ke liang lahad....
Menjadi makanan cacing dan mamahan ulat!
Iringilah dirimu ke masjid....Sebelum kamu diiringi ke Pusara!
Tangisilah dosa-dosamu di dunia....Kerana tangisan tidak berguna lagi di alam baqa'!
Sucikanlah dirimu sebelum kamu disucikan!
Sedarlah kamu sebelum kamu disedarkan.. ..
Dengan panggilan 'Izrail yang menakutkan!Berimanlah kamu sebelum kamu ditalkinkan!
Kerana ianya berguna untuk yang tinggal....Bukan yang pergi!
Beristighfarlah kamu sebelum kamu diistighfarkan!
Namun ketika itu istighfar tidak menyelamatkan!
Ingatlah di mana saja kamu berada....
Kamu tetap memijak bumi Tuhan!Dan dibumbungi dengan langit Tuhan!
Serta menikmati rezeki Tuhan!Justeru bila Dia menyeru,....
Sambutlah seruan-Nya Sebelum Dia....memanggilmu buat kali yang terakhirnya!
Ingatlah kamu dahulu hanya....setitis air yang tidak bererti!
Lalu menjadi segumpal darah!Lalu menjadi seketul daging!
Lalu daging itu membaluti tulang!
Lalu jadilah kamu insan yang mempunyai erti....
Ingatlah asal usulmu yang tidak bernilai itu....
Yang kalau jatuh ke tanah Ayam tak patuk itik tak sudu!
Tapi Allah mengangkatmu ke suatu mercu....
Yang lebih agung dari malaikat!Lahirmu bukan untuk dunia....
Tapi gunakanlah ia buat melayar bahtera akhirat!
Sambutlah seruan 'Hayya 'alas Solaah'....Dengan penuh rela dan bersedia!
Sambutlah seruan 'Hayya 'alal Falaah'....Jalan kemenangan akhirat dan dunia!
Ingatlah yang kekal ialah amal....
Sudah Bersediakah Anda Ketika Dipanggil Pulang Oleh Allah SWT?!!!
Bersihkanlah dirimu sebelum kamu dimandikan!
Berwudhu'lah kamu sebelum kamu diwudhu'kan!
Bersolatlah kamu sebelum kamu disolatkan!
Tutuplah rambutmu sebelum rambutmu ditutupkan!Dengan kain kafan yang serba putih!Pada waktu itu tidak guna lagi bersedih....
Walaupun orang yang hadir itu merintih....
Selepas itu kamu akan diletak di atas lantai....
Lalu dilaksanakanlah solat JenazahDengan empat kali takbir dan satu salam Berserta Fatihah, Selawat dan doa....Sebagai memenuhi tuntutan Fardhu Kifayah
Tapi apakah empat kali takbir itu dapat menebus....Segala dosa meninggalkan solat sepanjang hidup?Apakah solat Jenazah yang tanpa rukuk dan sujud....Dapat membayar hutang rukuk dan sujudmu yang telah luput?Sungguh tertipulah dirimu jika beranggapan demikian....Justeru ku menyeru sekelian Muslimin dan Muslimat....Usunglah dirimu ke tikar Solat....Sebelum kamu diusung ke liang lahad....Menjadi makanan cacing dan mamahan ulat!Iringilah dirimu ke masjid....Sebelum kamu diiringi ke Pusara!Tangisilah dosa-dosamu di dunia....Kerana tangisan tidak berguna lagi di alam baqa'!Sucikanlah dirimu sebelum kamu disucikan!Sedarlah kamu sebelum kamu disedarkan.. ..Dengan panggilan 'Izrail yang menakutkan!Berimanlah kamu sebelum kamu ditalkinkan!Kerana ianya berguna untuk yang tinggal....Bukan yang pergi!Beristighfarlah kamu sebelum kamu diistighfarkan!Namun ketika itu istighfar tidak menyelamatkan!Ingatlah di mana saja kamu berada....Kamu tetap memijak bumi Tuhan!Dan dibumbungi dengan langit Tuhan!Serta menikmati rezeki Tuhan!Justeru bila Dia menyeru,....Sambutlah seruan-Nya Sebelum Dia....memanggilmu buat kali yang terakhirnya!Ingatlah kamu dahulu hanya....setitis air yang tidak bererti!Lalu menjadi segumpal darah!Lalu menjadi seketul daging!Lalu daging itu membaluti tulang!Lalu jadilah kamu insan yang mempunyai erti....Ingatlah asal usulmu yang tidak bernilai itu....Yang kalau jatuh ke tanah Ayam tak patuk itik tak sudu!Tapi Allah mengangkatmu ke suatu mercu....Yang lebih agung dari malaikat!Lahirmu bukan untuk dunia....Tapi gunakanlah ia buat melayar bahtera akhirat!Sambutlah seruan 'Hayya 'alas Solaah'....Dengan penuh rela dan bersedia!Sambutlah seruan 'Hayya 'alal Falaah'....Jalan kemenangan akhirat dan dunia!Ingatlah yang kekal ialah amal....Menjadi bekal sepanjang jalan!Menjadi teman di perjalanan.. ..Guna kembali ke pangkuan Tuhan!Pada hari itu tiada berguna....Harta, tahta dan putera....Isteri, kad kredit dan kereta....Kondominium, saham dan niaga....Kalau dahi tak mencecah sejadah di dunia!!!" Saling berpesan-pesan untuk kearah kebaikkan" jadi bekal sepanjang jalan!Menjadi teman di perjalanan.. ..Guna kembali ke pangkuan Tuhan!Pada hari itu tiada berguna....Harta, tahta dan putera....Isteri, kad kredit dan kereta....Kondominium, saham dan niaga....Kalau dahi tak mencecah sejadah di dunia!!!" Saling berpesan-pesan untuk kearah kebaikkan"
Posted by cT nOrAiShA iSmAiL at 2:11:00 AM
SEJARAH AYAT KURSI
Ayat ini diturunkan setelah hijrah. Semasa penurunannya iatelah diiringi oleh beribu-ribu malaikat kerana kehebatan dan kemuliaannya. Syaitan dan iblis juga menjadi gempar kerana adanya satuperintang dalam perjuangan mereka. Rasullah s. a. w. dengan segera memerintahkan Zaid bt sabit menulis serta menyebarkannya.
Posted by cT nOrAiShA iSmAiL at 1:41:00 AM
6 Perkara yang ALLAH sembunyikan
Wednesday, October 29, 2008
Dia mempunyai umat yang lemah dan sentiasa berdosa, sekiranya mereka itu mengerjakan solat dua rakaat yang hanya sebentar sahaja, dan mereka dalam keadaan lupa serta serba kurang, fikiran mereka melayang bermacam-macam dan dosa mereka pun besar juga. Makademi kemuliaannKu dan ketinggianKu, sesungguhnya solat mereka itu aku lebih sukai dari solatmu itu. Kerana mereka mengerjakan solat atas perintahKu, sedangkan kamu mengerjakan solat bukan atas perintahKu."Kemudian Jibrail AS berkata: "Ya Tuhanku, apakah yang Engkau hadiahkan kepada mereka sebagai imbalan ibadat mereka?"Lalu Allah berfirman yang bermaksud. "Ya Jibrail, akan
Posted by cT nOrAiShA iSmAiL at 4:24:00 PM
1 minit untuk mengingat Allah
Sunday, October 19, 2008
Sebutlah dengan sepenuh hati dan lidah yang fasih:
- SUBHANA'LLAH
- ALHAMDULI'LLAH
- LA I LAHA ILLA'LLAH
- ALLAHU AKBAR
- ASTAGHFIRU'LLAH
- LA ILAHA ILLA'LLAH, MUHAMMADUN RASULU'LLAH
- ALLAHUMMA SALLI WA SALLIM WABARIK ' ALA SAYYIDINA MUHAMMAD WA AALIHI WA SAHBIH AJMA'EEN
hayatilah sedalamnya akan makna ayat demi ayat, perkataaan demi perkataan untuk mengingat, berdoa dan bermunajat kepada ALLAH SWT, Nabi Muhammad SAW, telah mendoakan kesejahteraan dan di-AMIN-kan oleh para Malaikat.
Wassalam
Posted by cT nOrAiShA iSmAiL at 6:38:00 AM 0 comments
